| Waspadai Data Pekerja AS, Saham Asia 'Off' |
|
INILAH.COM, Jakarta - Saham Asia pada perdagangan Jumat (3/2) terjebak di antara penantian data pekerja AS, yang akan menawarkan lebih banyak petunjuk atas keadaan negara ekonomi terbesar di dunia ini, sementara perundingan restrukturisasi utang Yunani berlarut-larut.
Reuters mencatat FTSE CNBC Asia 100 indeks, yang mengukur pasar di seluruh Asia, naik 0,1 persen. Sementara Nikkei average Jepang turun di awal perdagangan akibat investor sedang menunggu data pekerja AS, meskipun sahan Sony naik akibat pedagang mengatakan investor berharap CEO baru akan membalikkan keadaan setelah perkiraan kerugian tahunan sebesar US$2,9 miliar. Saham Sony naik 6,7 persen ke 1.417 yen, menghapus kerugian sesi sebelumnya yang jatuh 2,6 persen. Nikkei turun 0,2 persen ke 8.862,86, sementara Topix naik 0,1 persen ke 763,50. Saham Seoul dibuka melemah setelah menguat selama tiga hari. Indeks harga saham gabungan Korea (KOSPI) turun 0,3 persen menjadi 1.978,50 setelah pasar dibuka. Kejatuhan saham Korea ini dipicu menukiknya sahan Hyundai Heavy Industries lebih dari 4%. Saham Australia naik pada awal perdagangan Jumat, dipicu kenaikan saham pertambangan akibat kenaikan harga emas. Namun para trader lokal cenderung tetap cukup berhati-hati sambil menunggu data payroll AS. Benchmark indeks S&P/ASX 200 indeks naik 6,9 poin ke 4.274,7. Selandia Baru benchmark NZX 50 indeks naik 0,2 persen menjadi 3321,6 dalam perdagangan awal. Di Asia Tenggara, Singapura IMS naik 0,6 persen, sedangkan Malaysia KL komposit turun 0,3 persen. |