Komputer Terganggu, Bursa Saham Jepang Terhenti
INILAH.COM, Tokyo - Bursa Saham Tokyo mengalami gangguan terbesar dalam hampir enam tahun akibat gangguan komputer yang memaksa suspensi perdagangan 241 perusahaan, termasuk Sony Corp, dan Hitachi Ltd.

Manajemen Bursa mengatakan bursa saham akan melanjutkan perdagangan pada pukul 12: 30 waktu lokal. Kesalahan ditemukan sekitar pukul 8 pagi hari ini, di mana sebuah server yang terikat dengan sistem transmisi informasi Flex seperti dikutip Bloomberg News.

Gangguan tidak melibatkan sistem Arrowhead utama yang dibangun oleh Fujitsu Ltd, jurubicara Bursa Yukari Hozumi mengatakan melalui telepon. Perdagangan perusahaan-perusahaan yang terpengaruh di suspensi di Sapporo Stock Exchange dan tempat alternatif termasuk SBI Japannext dan Chi-X Jepang.

'Itu menyebabkan tidak hanya saham-saham yang disuspensi yang dihentikan perdagangannya. Masalah ini akan memaksa investor untuk menunda perdagangan secara umum karena investor institusional tidak dapat membuat perdagangan yang terkait untuk membentuk kembali portofolio mereka,' ujar Hiroyuki Uekusa, general manager dari Departemen Perdagangan di Meiji Yasuda Asset Management Co. 'Pondasi dari pasar akan memiliki stabilitas di perdagangan.'

'Hari ini gangguan menyebabkan gangguan terbesar bursa untuk trading dari komputer yang lagi error sejak 2006 Ketika kesalahan dalam sistem yang menangani transaksi menghentikan semua perdagangan,' kata Hozumi. Penyumbatan di jaringan kabel pada 29 Desember memperlambat perdagangan sementara,' ujar juru bicara Satoshi Mimura pada waktu bersamaan.

Bursa Tokyo memperkenalkan sistem perdagangan lebih cepat pada Januari 2010 di tengah meningkatnya persaingan dari platform perdagangan alternatif seperti SBI Japannext, Chi-X Jepang Ltd.